Deposit Mudah via QRIS, Tarik Diam-Diam Lewat Kripto: Skema Baru Judol Terbongkar

Perang Melawan Judol: Skema QRIS dan Kripto Jadi Sorotan Aparat

Modus Baru Judol: Deposit via QRIS, Tarik lewat Kripto

Praktik judi online (judol) terus berevolusi mengikuti perkembangan teknologi keuangan digital. Jika sebelumnya pelaku memanfaatkan rekening bank atas nama orang lain, kini muncul pola baru yang dinilai lebih sulit dilacak: deposit menggunakan QRIS dan penarikan dana melalui aset kripto.

Skema ini dinilai sebagai bentuk adaptasi pelaku terhadap pengawasan ketat perbankan dan pemblokiran rekening yang semakin agresif dilakukan aparat penegak hukum.

Deposit Praktis Lewat QRIS

Dalam modus terbaru ini, pemain diarahkan untuk melakukan top-up saldo melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Sistem pembayaran berbasis kode QR ini dipilih karena:

  • Mudah digunakan oleh masyarakat luas
  • Terintegrasi dengan banyak aplikasi dompet digital
  • Transaksi cepat dan nominal fleksibel
  • Tercatat sebagai pembayaran umum, bukan transaksi perjudian secara langsung

Pelaku biasanya menggunakan merchant kamuflase, seperti toko online fiktif atau jasa digital, agar transaksi terlihat sah di sistem pembayaran.

Penarikan Dana Beralih ke Kripto

Setelah saldo terkumpul dan kemenangan diperoleh, dana tidak lagi ditransfer ke rekening bank konvensional. Sebaliknya, dana dialihkan ke aset kripto seperti:

  • Bitcoin
  • Tether
  • Ethereum

Penggunaan kripto dianggap lebih sulit ditelusuri karena sistemnya berbasis blockchain global dan tidak terikat langsung dengan identitas perbankan nasional. Setelah masuk ke dompet digital kripto, dana bisa dipindahkan kembali melalui berbagai jalur, termasuk platform pertukaran luar negeri.

Mengapa Modus Ini Berbahaya?

Skema ini bukan hanya mempersulit pelacakan aparat, tetapi juga berisiko bagi masyarakat karena:

  1. Data pribadi rentan disalahgunakan
  2. Potensi pencucian uang meningkat
  3. Transaksi lintas negara makin sulit dikontrol
  4. Kerugian korban sulit dipulihkan

Selain itu, banyak pemain tidak menyadari bahwa mereka terlibat dalam sistem yang berpotensi melanggar hukum, terutama ketika dana mengalir melalui jaringan internasional.

Aparat Perketat Pengawasan

Pihak kepolisian dan lembaga keuangan kini meningkatkan koordinasi dengan penyedia jasa pembayaran digital serta platform kripto. Fokus pengawasan meliputi:

  • Merchant QRIS mencurigakan
  • Transaksi dalam jumlah besar berulang
  • Aktivitas wallet kripto yang terhubung dengan jaringan perjudian

Langkah preventif juga dilakukan melalui edukasi publik agar masyarakat tidak mudah tergiur promosi judi online yang menjanjikan keuntungan instan.

Imbauan untuk Masyarakat

Masyarakat diimbau untuk:

  • Tidak memindai QRIS dari sumber tidak jelas
  • Tidak membagikan data pribadi kepada pihak asing
  • Menghindari tautan promosi judi di media sosial
  • Melaporkan aktivitas mencurigakan ke pihak berwenang

Perkembangan teknologi seharusnya menjadi alat kemajuan ekonomi digital, bukan dimanfaatkan untuk praktik ilegal yang merugikan banyak pihak.